Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Pernyataan Lengkap Kapolri atas Insiden Rantis Brimob Lindas Ojol hingga Tewas

Pernyataan Lengkap Kapolri
Skintific

Pernyataan Lengkap Kapolri atas Insiden Rantis Brimob Lindas Ojol hingga Tewas

Gunung Sitoli News Pernyataan Lengkap Kapolri  Kejadian tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta baru-baru ini mengejutkan publik. Seorang pengemudi ojol dilaporkan tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob yang sedang berpatroli. Insiden ini langsung memicu perhatian masyarakat dan mengundang protes keras, terutama dari kalangan pengemudi ojol dan keluarga korban. Menanggapi hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pernyataan lengkap untuk meredakan ketegangan dan menjelaskan kronologi serta langkah-langkah yang diambil oleh kepolisian.

Kronologi Insiden Tragedi

Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 24 Agustus 2025, sekitar pukul 14.30 WIB, di salah satu ruas jalan utama Jakarta. Berdasarkan penyelidikan sementara, kendaraan rantis yang digunakan oleh Brimob melintas dengan kecepatan cukup tinggi ketika pengemudi ojol yang teridentifikasi bernama Ahmad Budi (42 tahun), sedang berhenti di tepi jalan untuk menunggu penumpang.

Skintific

Setelah kejadian ini, anggota Brimob yang terlibat langsung menghentikan kendaraan dan segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

Kapolri Minta Maaf ke Keluarga Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob

Baca Juga: Jelang Demo Buruh 28 Agustus 2025, Ini yang Perlu Diketahui Warga Jakarta

Pernyataan Kapolri: Penyesalan dan Tindakan Tegas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rasa prihatin mendalam atas insiden tersebut.

“Pertama-tama, kami sangat menyesalkan kejadian yang menimpa almarhum Ahmad Budi. Insiden ini adalah sebuah tragedi yang sangat mengharukan, dan saya mewakili seluruh jajaran kepolisian menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” ujar Kapolri dalam pernyataan resminya.

Jenderal Sigit menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup-nutupi fakta dan akan melakukan investigasi secara transparan untuk memastikan bahwa kejadian tersebut tidak terulang lagi. Ia juga menegaskan bahwa anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut akan menghadapi sanksi sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kami tidak akan membiarkan kejadian seperti ini tanpa tindakan yang jelas,” lanjutnya.

Langkah-Langkah Kepolisian

“Tim kami sudah bekerja di lapangan untuk mengumpulkan keterangan dari saksi, termasuk rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, kami juga akan memeriksa lebih lanjut kondisi kendaraan yang terlibat dalam insiden ini,” jelas Kapolri.

Selain itu, Kapolri juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap prosedur penggunaan kendaraan dinas oleh satuan Brimob. Ia mengingatkan agar seluruh anggota kepolisian, terutama yang terlibat dalam tugas pengamanan atau patroli, untuk lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

“Keamanan dan keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap operasional kepolisian. Kami akan segera mengevaluasi prosedur operasional yang berlaku di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” tambahnya.

Ini termasuk sanksi administratif hingga sanksi pidana jika terbukti ada unsur kelalaian yang menyebabkan korban jiwa.

“Tidak ada yang kebal hukum. Jika ada anggota yang terbukti lalai atau melanggar aturan, maka kami akan beri sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami akan menindak tegas siapa pun yang terlibat,” tegas Jenderal Sigit.

Respons dari Masyarakat dan Organisasi Ojol

Insiden ini tidak hanya memicu perhatian publik, tetapi juga menuai kecaman dari sejumlah organisasi pengemudi ojek online.

Skintific