Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Bandara Maumere Ditutup Sementara Imbas Erupsi Dasyat Gunung Lewotobi Laki-laki

Bandara Maumere Ditutup
Skintific

Bandara Maumere Ditutup Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Ganggu Penerbangan, Bandara Maumere Ditutup Sementara

Gunung Sitoli News — Bandara Maumere Ditutup Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur kembali mengganggu mobilitas warga dan konektivitas udara di wilayah Nusa Tenggara Timur. Dampak dari erupsi besar yang terjadi sejak Kamis malam (19/9) menyebabkan Bandara Frans Seda di Maumere ditutup sementara untuk semua aktivitas penerbangan.

Skintific

Keputusan ini diambil oleh otoritas bandara dan pihak AirNav Indonesia setelah sebaran abu vulkanik dari gunung tersebut terdeteksi melayang hingga ke ruang udara sekitar bandara, mengancam keselamatan penerbangan.

1. Visibilitas Buruk dan Abu Mengarah ke Bandara

Sebaran abu vulkanik dari letusan Gunung Lewotobi Laki-laki terdeteksi bergerak ke arah barat laut, tepat menuju langit Maumere. Hal ini membuat jarak pandang di sekitar bandara menurun drastis. Laporan dari BMKG menyebutkan bahwa kolom abu mencapai ketinggian hingga 4.000 meter dan menyebar cukup luas karena tiupan angin kencang.

Untuk menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat, semua penerbangan dari dan ke Bandara Frans Seda kami hentikan sementara hingga kondisi kembali normal,” ujar Kepala Bandara Frans Seda, Budi Hartono.

2.Bandara Maumere Ditutup Sejumlah Penerbangan Terpaksa Dibatalkan

Dampak dari penutupan bandara, sejumlah penerbangan domestik harus dibatalkan. Penumpang dari berbagai daerah yang hendak menuju maupun keluar dari Maumere diminta untuk menunda perjalanan mereka. Maskapai telah mengeluarkan pemberitahuan resmi terkait pembatalan dan opsi penjadwalan ulang.

Seorang penumpang asal Kupang, Lidia Simbolon, mengaku kecewa, namun memahami keputusan tersebut.

Saya sudah bersiap terbang ke Maumere pagi ini, tapi pesawat dibatalkan. Saya berharap situasinya segera aman,” tuturnya.

Bandara Frans Seda Maumere Masih Ditutup Dampak Erupsi Gunung Lewotobi - Bisnis Liputan6.com

Baca Juga: Israel Ngamuk 2 Tentaranya Ditembak Mati Sopir Truk Pengangkut Bantuan Kemanusiaan

3. Aktivitas Gunung Masih Tinggi

Gunung Lewotobi Laki-laki, yang berada sekitar 100 kilometer dari Maumere, tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa status gunung masih berada di level Siaga, dengan potensi letusan susulan yang cukup besar.

Letusan kali ini disertai lontaran material vulkanik, suara gemuruh, dan getaran yang dirasakan hingga radius 10 kilometer. Warga di beberapa desa sekitar gunung telah dievakuasi untuk menghindari risiko lebih lanjut.

4. Bandara Maumere Ditutup Koordinasi Terus Dilakukan

Pihak bandara, AirNav, dan maskapai penerbangan terus berkoordinasi dengan BMKG dan PVMBG untuk memantau perkembangan cuaca dan aktivitas vulkanik. Jika kondisi membaik dan abu tidak lagi mengancam jalur udara, bandara akan kembali dibuka secara bertahap.

Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun dalam operasional udara. Keputusan pembukaan bandara akan kami umumkan setelah ada jaminan keselamatan,” jelas perwakilan AirNav Indonesia.

5. Warga Diminta Waspada

Pemerintah daerah dan BPBD NTT terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. Warga diminta menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah yang terkena hujan abu. Dinas Kesehatan juga disiagakan untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.


Kesimpulan
Penutupan Bandara Frans Seda Maumere sebagai dampak dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki menjadi langkah antisipatif demi keselamatan publik. Situasi ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di wilayah rawan letusan gunung api. Sambil menunggu kondisi kembali stabil, masyarakat diimbau tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan otoritas terkait.

Skintific